Just write

26 03 2008

Pada artikel pertamaku, saya ingin berbagi sedikit cerita mengenai artikel yang pernah saya baca tentang memelihara fungsi otak.. semoga bermanfaat.

Kiat Memelihara Fungsi Otak Pada Lansia

Perubahan yang terjadi pada lansia adalah berkurangnya fungsi otak, sehingga diperlukan kiat memelihara fungsi otak. Dengan bertambahnya usia maka jumlah sel saraf di otak berkurang, berat otak berkurang drastis terutama setelah dasawarsa keenam.

Setelah itu terjadi gerakan tubuh melambat, kemampuan serta kecepatan berpikir bertambah lambat, namun ingatan masa lampau tetap terpelihara. Terjadinya kemunduran fungsi otak berbeda pada setiap individu.

Aliran darah ke otak juga berkurang. Pada kelompok usia 17 tahun aliran darah ke otak berkisar 79,3 ml/menit/100 gram otak, usia 32 tahun berkurang menjadi 57,5 ml, usia 80 tahun berkurang lagi menjadi 47,7 ml.

Konsumsi oksigen oleh otak juga menurun, usia 17 tahun konsumsi oksigen oleh otak berkisar 3,6 ml oksigen/menit/100 gram otak, usia 32 tahun menurun menjadi 3,2 ml dan usia 80 tahun 2,7 ml. Selain itu, bertambahnya usia didapati perubahan struktur otak, seperti pengkerutan otak, menipisnya otak besar, berkurangnya volume dan kualitas sel saraf, kesemuanya ini menimbulkan gangguan pada fungsi otak seperti gangguan proses berpikir, perilaku emosional, sosial dan kejiwaan.

Proses menua optimal
Menurut Miller, proses menua proses mengubah orang dewasa sehat menjadi rapuh disertai penurunan fungsi normal dari bagian sistem tubuh yang ditandai dengan peningkatan kerentanan terhadap penyakit dan kematian.

Menua yang optimal (successful aging) mendapatkan yang terbaik untuk waktu selama mungkin baik fisik, intelektual/kognitif, emosional, sosial dan psikologis. Kiat yang dilakukan dalam meningkatkan kemungkinan mencapai menua yang sukses merupakan permasalahan yang memerlukan jawaban berdasarkan hasil penelitian mengenai proses menua pada otak.

Berat ringannya proses menua yang dialami seseorang tergantung seberapa baik seseorang mampu melakukan hal-hal berkaitan dengan pengalaman hidupnya.Prinsip use it or lose It (gunakan bagian tubuh atau kehilangan fungsi bagian tubuh jika tidak digunakan) merupakan teori dengan menggunakan pikiran secara kontinu mempertahankan fungsi intelektual.

Beberapa kiat yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mencapai otak optimal adalah :

Memelihara dan mempertahankan derajat kesehatan : kualitas hidup seseorang dipengaruhi derajat kesehatan, oleh karena itu perlu dilakukan hal-hal yang dapat mempertahankan derajat kesehatan. Misalnya, mengendalikan tekanan darah dalam batas normal, mengkonsumsi obat jika diperlukan, melakukan olahraga teratur sesuai kemampuan untuk meningkatkan fungsi jantung dan pembuluh darah serta kekebalan tubuh. Selain itu, melakukan berbagai pengalaman, latihan mengingat, mengembangkan berbagai cara untuk mengatasi stres, memberikan perhatian pada kebutuhan hidup, memanfaatkan kemampuan yang tidak digunakan sebelumnya untuk perbaikan kemampuan fisik dan intelektual lansia setelah melakukan latihan.

Untuk meningkatkan proses menua optimal harus dicegah dua masalah fisik yang berkaitan dengan fungsi berpikir, yaitu menghindari penyakit jantung dan pembuluh darah serta tekanan darah yang tidak dikendalikan dengan baik. Olahraga ringan dapat mengurangi timbulnya masalah fisik ini.

Masalah ingatan : ingatan (memori) verbal/deklaratif seperti ingatan nama, kejadian dan benda atau fakta umumnya hilang lebih awal. Dilain pihak, memori spasial yaitu penalaran atau seberapa cepat dapat memecahkan masalah dan pekerjaan jauh lebih lama dapat bertahan.Agar ingatan dapat dipertahankan lebih lama dapat dilakukan latihan pemecahan tugas spasial, misalnya perhatian khusus mengingat meletakkan benda tertentu seperti kaca mata atau parkir mobil. Memori kerja dapat dipertahankan dengan meluangkan waktu untuk bekerja dengan orang lain, hindari mengerjakan dua hal atau lebih secara bersamaan.

Gunakan bagian tubuh (use it or lose it) : teori ini dapat diterapkan dengan baik pada otot, yaitu dengan berolahraga teratur maka kemampuan otot dapat dipertahankan, jika tidak berolahraga mengakibatkan terjadinya pengecilan otot. Demikian pula, hal sama dapat berlaku bagi fungsi otak.

Menurut Diamond, upaya yang digunakan untuk mencapai fungsi otak optimal sebagai berikut:
Diet : hal ini diperlukan bagi pertumbuhan otak. Apa yang dimakan seseorang berperan secara nyata bagi kesehatan otak. Untuk dapat bertumbuh dengan baik, otak memerlukan protein untuk memelihara dan mengembangkan sel-sel saraf, pembungkusnya, dan zat penghantar rangsang (neurotransmitter).

Selain itu, otak memerlukan zat kolin yang diperlukan untuk membentuk neurotransmitter asetilkolin. Sumber kolin dengan kadar tinggi didapat pada kacang dedelai, kuning telur, kacang tanah dan hati. Vitamin B6 yang sumbernya dari kentang, pisang, daging ayam, wortel, ikan bersama mineral seng (zinkum) diperlukan untuk pembentukan neurotransmitter. Demikian pula zat kapur (kalsium) diperlukan untuk penghantaran rangsang pada saraf.

Olahraga: disarankan senam, berenang, bersepeda dan berjalan. Olahraga ringan dan teratur memperbaiki fungsi jantung dan pembuluh darah, juga memperbaiki fungsi otot, memperlancar aliran darah balik (vena) dari tungkai.

Kurang melakukan olahraga meningkatkan risiko menderita diabetes melitus, penyakit jantung dan pembuluh darah, kegemukan, tekanan darah tinggi dan depresi. Efek olah raga adalah membaiknya sirkulasi darah, oksigen dan glukosa ke otak. Satu bagian dari otak yang disebut hippocampus merupakan bagian otak yang berperanan mengingat hal-hal yang baru terjadi (recent memory) dan visual spasial memory sangat rentan terhadap kekurangan oksigen.

Stimulasi otak : Otak tidak cukup hanya distimulasi/dirangsang dengan kejadian di lingkungannya yang monoton, dengan pemakaian energi fisik dan mental yang sama. Otak memerlukan perangsangan lebih kompleks dan tidak monoton karena penelitian pada binatang percobaan dengan perangsangan kompleks meningkatkan tebal otak besar sehingga proses menua pada otak dapat ditunda. Jika otak hanya dirangsang dengan rangsang monoton terus menerus mengakibatkan otak mengalami stres yang mempercepat proses menua pada otak.


Tindakan

Information

2 tanggapan

26 03 2008
anissa

wah…. wah…
pak Ang ngasih tips bwt lansia plus resep makanan bwt lansia.Hebattt…
Ya klw bisa yang bwt muda mudi donk..
Makasih ya atas tipsnya…..

5 05 2008
anissa

hallo pak ang………….
ketemu lagi nih………
tips-tips laennya mana nih????????
kok cuma itu doank
yang laennya doooooooooooonk

Tinggalkan komentar